Koluttimes – Mengawali rangkaian agenda keagamaan di bulan suci, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara kembali melaksanakan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Lambai pada Minggu (22/02/2026) ini dipimpin langsung oleh Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar, sebagai upaya mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Nur Rahman Umar menekankan bahwa Ramadhan adalah momentum krusial untuk introspeksi diri dan memperbaiki akhlak. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan antarumat beragama demi terciptanya kondusivitas daerah.

“Kebersamaan dan persatuan masyarakat adalah modal utama kita dalam membangun Kolaka Utara yang Madani, Maju, Berdaya Saing, dan Berkemajuan,” tegas Bupati di hadapan jamaah dan tokoh masyarakat setempat.
Safari Ramadhan kali ini terasa istimewa karena bertepatan dengan refleksi satu tahun masa kepemimpinan Nur Rahman Umar sejak dilantik. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan arah pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD 2026–2030.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk tetap fokus pada sektor-sektor krusial, di antaranya, Infrastruktur: Percepatan pembangunan jalan dan jembatan untuk meningkatkan aksesibilitas antar wilayah. Layanan Dasar, Peningkatan sarana pendidikan serta pembenahan fasilitas kesehatan, termasuk revitalisasi Puskesmas. Ekonomi Rakyat, Penyaluran bantuan sarana pertanian dan perikanan, serta penguatan ekonomi berbasis potensi desa.

Menyinggung kondisi ekonomi, Bupati mengakui adanya tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat yang berdampak pada pertumbuhan daerah. Namun, ia mengimbau masyarakat untuk tidak berkecil hati dan justru lebih proaktif menangkap peluang strategis.
Bupati secara khusus menyampaikan Program Makanan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih yang dicanangkan pemerintah pusat. Ia berharap desa-desa di Kolaka Utara, khususnya di Kecamatan Lambai, mampu menjadi pusat produksi untuk memasok kebutuhan program tersebut.
“Kita harus menangkap peluang ini. Desa diharapkan menjadi pemasok utama agar ekonomi kerakyatan tetap bergeliat meski di tengah efisiensi anggaran,” pungkasnya.
Acara diakhiri dengan doa bersama dan silaturahmi hangat antara jajaran pemerintah kabupaten dengan warga Kecamatan Lambai.








