Koluttimes– Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Sulawesi Tenggara sukses menggelar Seminar Pendidikan sebagai agenda utama dalam rangkaian Musyawarah Wilayah (Musywil) XVI IPM Sultra. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menghadirkan Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H., sebagai narasumber utama.
Mengangkat tema “Kepemimpinan Berdampak Dalam Menyiapkan Pelajar Sultra Menghadapi Bonus Demografi 2030”, seminar ini bertujuan membekali generasi muda dengan wawasan strategis. Tantangan besar Indonesia di masa depan menjadi sorotan utama agar para pelajar tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri.
Dalam pemaparannya, Bupati Nur Rahman Umar menekankan bahwa kunci sukses menghadapi bonus demografi terletak pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dipersiapkan sejak dini. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan yang sesungguhnya bukan tentang takhta, melainkan tentang kemanfaatan.
“Kepemimpinan yang ‘berdampak’ bukan sekadar soal jabatan, melainkan kemampuan pelajar untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat dan daerahnya,” ujar Nur Rahman di hadapan ratusan kader IPM.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tahun 2030 sudah di depan mata. Menurutnya, organisasi seperti IPM adalah laboratorium terbaik untuk membentuk karakter pemimpin masa depan yang visioner.
“Pelajar Sulawesi Tenggara harus mempersiapkan diri dengan kompetensi dan karakter yang kuat. Kalian adalah pemegang kendali atas bonus demografi tersebut. Kepemimpinan yang visioner dan solutif harus dipupuk dari sekarang,” tambahnya dengan nada motivasi.
Apresiasi tinggi datang dari Ketua PW IPM Sultra. Ia menyebut kehadiran sosok Bupati Kolaka Utara memberikan suntikan semangat bagi para peserta Musywil XVI. Kehadiran tokoh pemerintah ini diharapkan menjadi katalisator bagi kader IPM untuk terus konsisten berkontribusi bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan di Sulawesi Tenggara.
Seminar ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana para pelajar tampak antusias menggali pengalaman kepemimpinan dari orang nomor satu di Kolaka Utara tersebut.









