Koluttimes – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Pemkab Kolut) terus mematangkan langkah strategis untuk mentransformasi struktur ekonomi daerah. Sebagai langkah konkret, Pemkab Kolut akan menggelar Kolaka Utara Industry, Trade & Investment Forum 2026 pada Senin, 11 Mei 2026, bertempat di Mercure Surabaya Grand Mirama.
Forum ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan didesain sebagai ruang temu (matchmaking) yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan investor global guna mengakselerasi investasi berbasis proyek. Inisiatif ini dipimpin oleh Dinas Perindustrian dengan dukungan lintas OPD seperti DPMPTSP, Bappeda, dan Dinas Perdagangan.
Mendorong Hilirisasi Agribisnis Penjabat Bupati Kolaka Utara melalui keterangannya menekankan bahwa sudah saatnya daerah beranjak dari ketergantungan pada penjualan bahan mentah. Selama ini, komoditas unggulan seperti kakao dan kelapa masih didominasi ekspor hulu.
“Melalui forum ini, kita ingin mendorong percepatan hilirisasi. Industri harus menjadi jembatan antara produksi petani di hulu dan pasar di hilir agar rantai nilai menetap di daerah dan daya saing kita meningkat,” tulis pernyataan resmi Pemkab Kolut.
7 Sektor Unggulan Siap TawarDalam forum di Surabaya nanti, Pemkab Kolut telah menyiapkan tujuh sektor strategis yang dikemas dalam proyek terstruktur dan siap tawar (ready to offer), antara lain: Agribisnis & industri pengolahan (kakao, kelapa, dll). Perikanan dan Kelautan. Pariwisata pesisir dan ekowisata. Pertambangan dan pengembangan nilai tambah. Logistik dan distribusi. Infrastruktur kawasan. Energi Baru Terbarukan (EBT).
Surabaya Sebagai Simpul BisnisPemilihan Surabaya sebagai lokasi penyelenggaraan didasari status kota tersebut sebagai hub utama bisnis di kawasan Timur Indonesia. Guna menjamin standar profesional, Pemkab menggandeng Tenggara Strategics dan SPI Consulting untuk pengemasan peluang investasi, serta EDC Forum Surabaya untuk akses ke konsulat jenderal dan chamber of commerce.
Tindak Lanjut NyataPemkab Kolaka Utara menegaskan forum ini tidak akan berakhir sebagai seremoni belaka. Sebagai bentuk komitmen, akan dibentuk Tim Koordinasi Percepatan Investasi serta optimalisasi peran Perumda Multi Guna Usaha sebagai mitra strategis bagi investor dan pelaku usaha lokal.
Dengan transformasi ini, Kolaka Utara optimis mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Tenggara yang berbasis pada industri berkelanjutan dan perdagangan yang kuat.









