Koluttimes – Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Kota Kendari pada Minggu, 31 Mei 2026. Pertemuan strategis ini dihadiri oleh perwakilan dari 15 Majelis Kesejahteraan Daerah (MKD) Kabupaten se-Sulawesi Tenggara untuk menyatukan visi dalam memajukan perekonomian desa berbasis teknologi.
Rakor kali ini mengusung tema besar “Melalui Transformasi Digital Membangun Kemandirian Desa dan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan.” Melalui tema tersebut, APUDSI Sultra berkomitmen mendorong para pelaku usaha di tingkat desa agar lebih melek digital guna memperluas pasar dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Komitmen nyata langsung disuarakan oleh daerah. Ketua MKD APUDSI Kabupaten Kolaka Utara, Muhammad Iqbal, S.IP., menegaskan bahwa pihaknya siap menyelaraskan seluruh program kerja di tingkat kabupaten dengan visi besar pengurus provinsi. Senin (1/6/2026)
“Ada 2 agenda yang menjadi prioritas utama, penggunaan dan pengembangan Aplikasi Saku Sultan (PT Ide Kreatif Asia) sebagai rekanan mitra strategis. Dan juga pengembangan lahan pertanian dalam rangka program 1.000 hektare tanaman jagung setiap MKD Apudsi Kabupaten melalui PT Tata Agri Nusantara. Kami siap mengawal dan mendukung penuh pelaksanaan program tersebut,” ujar Iqbal tegas kepada media.
Sebagai tindak lanjut dari rakor ini, MKD APUDSI Kolaka Utara dijadwalkan akan segera melakukan sosialisasi intensif terkait penggunaan Aplikasi Saku Sultan dan peninjauan lahan potensial untuk program 1.000 hektare jagung di tiap kabupaten.
Pertemuan strategis di Kendari ini resmi ditutup dengan komitmen bersama untuk langsung tancap gas mengimplementasikan program kerja demi kemajuan ekonomi hilir desa.









