Koluttimes – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang melibatkan dua truk Mitsubishi Canter berwarna kuning terjadi di Desa Lelewawo, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara, pada Jumat (24/7/2026) subuh sekitar pukul 05.00 WITA. Akibat insiden adu belakang ini, salah satu sopir dilaporkan mengalami patah tulang pada kedua kakinya.
Peristiwa bermula saat truk Mitsubishi Canter dengan nomor polisi DD 8042 SM yang dikemudikan oleh Asri Dg Muntu (38), warga Kabupaten Gowa, bergerak dari arah selatan (Lasusua) menuju utara (Malili).
Saat memasuki jalur penurunan, Asri menghentikan dan memarkir kendaraannya di bahu jalan sebelah kanan guna memeriksa kondisi jalan yang diduga licin.Namun nahas, saat Asri sedang mengecek jalan, tiba-tiba dari arah yang sama muncul truk Mitsubishi Canter bernomor polisi BK 8197 MR yang dikemudikan oleh Heril (33), warga Kota Makassar. Truk tersebut melaju dengan kecepatan tinggi.
Karena kondisi jalan dan hilangnya kendali, truk yang dikemudikan Heril langsung menghantam keras bagian belakang boks truk milik Asri yang sedang terparkir. Benturan keras tersebut menyebabkan bagian depan truk yang dikemudikan Heril ringsek parah dan menjepit dirinya.
Kasat Lantas Polres Kolut, Iptu Jumardi, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa personel Satlantas sudah diturunkan ke lokasi kejadian guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengevakuasi para korban ke fasilitas medis terdekat, serta mengamankan barang bukti kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi tersebut.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pengemudi angkutan barang dan truk, agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengontrol kecepatan kendaraan saat melintasi jalur turunan maupun tikungan yang rawan, terlebih dalam kondisi cuaca yang membuat jalanan licin,” tegas Iptu Jumardi.
Berikut adalah data korban dalam insiden tersebut:
- Haeril (Sopir Truk BK 8197 MR): Mengalami luka berat berupa patah tulang pada kedua kaki serta luka robek di kening sebelah kiri.
- Faturrahman (Penumpang Truk BK 8197 MR): Mengalami luka ringan berupa lecet pada kedua siku tangan.
- Asri Dg Muntu beserta penumpangnya (Truk DD 8042 SM): Selamat dan tidak mengalami luka-luka karena posisi mereka sedang berada di luar kendaraan.
Kedua kendaraan angkutan barang tersebut mengalami kerusakan yang cukup signifikan:
- Truk BK 8197 MR (Kuning): Hancur parah pada bagian depan, kaca utama pecah total, serta pintu kanan dan kiri penyok berat.
- Truk DD 8042 SM (Kuning): Bagian atas boks hancur dan pintu boks belakang mengalami penyok akibat hantaman.









